ICAF: Aksi Densus 88 di Ciputat Adalah Pembantaian

Mustofa B. Nahrawardaya, Peneliti Terorisme Indonesia Crime Analyst Forum (ICAF) menilai aksi penyergapan Densus 88 terhadap sejumlah pemuda muslim yang diduga terlibat terorisme di Ciputat yang berujung eksekusi mati pada malam tahun baru 2014 kemarin adalah tindakan sadis dan biadab. Lebih tepatnya aksi penyergapan itu disebut pembantaian daripada penegakan hukum.

“Dilihat dari proses peristiwanya, kegiatan aparat di Ciputat bukanlah kegiatan penegakan hukum, melainkan sebagai shock teraphy semata.” Tuturnya dalam rilis yang dikirimkan ke voa-islam.com.

Bentuk shock teraphy ini, masih menurut aktifis muda Muhammadiyah ini, lebih cenderung kepada pembantaian brutal nan sadis, ketimbang penegakan hukum seperti yang diatur dalam Undang-undang. Ini terutama ditujukan kepada aktifis Islam yang memiliki ruh jihad dan melawan hegemoni Amerika.

“Maka shock teraphy tersebut sepertinya memang bagian dari program deradikalisai untuk membantu program pemberantasan terorisme global,” tuturnya.

Menurut Mustofa, pemandangan yang menyakitkan umat Islam pada penggrebekan aktifis Islam kali ini bukan saja ritual pembunuhan terhadap terduga ‘teroris’. Tapi disitanya Kitab Suci Al-Qur’an oleh Densus 88 dari tempat penggerebekan sebagai barang bukti. Ini termasuk bentuk pelanggaran HAM kaum muslimin Indonesia.

“Pembantaiannya sendiri sudah melanggar HAM, apalagi penyitaan Kitab Suci,” tuturnya.

Dampak ketakutan dan kecemasan atas tontotan ‘drama’ pembantaian di Ciputat tersebut, pastinya menurut Mustofa, bukan hanya kelompok garis keras saja. Namun semua yang mengetahui peristiwa sadis tersebut juga merasa cemas. Sehingga proses penyerbuan brutal lebih dari 9 jam yang berakhir dengan eksekusi mati yang dilakukan bertepatan dengan pergantian tahun ini jelas bukan kegiatan yang efektif. [voa-islam/duniaterkini.com]

Bilal Philips Berhasil Islamkan 3000 Tentara Amerika

Dakwah sebagai salah satu amaliah penting dalam Islam tidak sedikit mendapat tantangan. Dalam dialog bertema “Dakwah Objective” bersama Dr. Abu Ameenah Bilal Philips, founder dari Islamic Online University (IOU) di Masjid Agung Al Azhar Kebayoran (05/01/2013), tantangan dakwah itu dikupas satu persatu.
Sebagai seorang Da’i yang berkesempatan terjun paska perang teluk, Dr. Bilal Philip dan kelima rekannya berhasil mengislamkan sekitar 3000 orang tentara Amerika Serikat yang berbasis di sekitar Arab Saudi. Ketika ditanya apa resep rahasia dari kesuksesan tersebut, Dr. Bilal menyatakan bahwa kondisi saat itu berperan besar.
“Tentara yang direkrut saat itu berada pada usia muda, sekitar 19 sampai 25 tahun, kami mengajak mereka datang ke masjid-masjid dan rumah penduduk muslim di sekitar, image mereka tentang Islam yang begitu terdistorsi seketika itu runtuh melihat kenyataan di lapangan, dan dalam waktu lima bulan setengah, 3000 orang dari mereka masuk Islam,” ujar pria kelahiran Jamaica ini.
Salah satu tantangan dakwah yang sering dihadapi umat Islam adalah soal pelecehan-pelecehan terhadap Islam dan syari’atnya, seperti poligami, isu terkait budak, dan Nabi Muhammad SAW yang menikahi A’isyah di umur 9 tahun.
Menyikapi hal seperti ini, Dr. Bilal yang sempat membuat buku berjudulPoligamy In Islam, menjelaskan bahwa tuduhan-tuduhan itu tidak berdasar dan jauh dari konteks.
“Dalam perkara pernikahan Rasulullah dengan A’isyah, mereka (Barat/western people) membandingkannya dengan kasus phedophilia, Poligami diadu dengan kebebasan wanita, dan saat ini mereka menuduh Islam mengajurkan perbudakan, sungguh ini jauh dari konteks saat itu dimana pernikahan tidak sama dengan kelainan seksual bernama phedophilia, tentang poligami pun hanya Islam yang mengaturnya dengan baik, dan Islam tidak pernah menganjurkan perbudakan, justru Islamlah yang meletakkan hak-hak kemanusiaan yang paling asasi bahkan untuk seorang budak,” terangnya panjang lebar.
Terkait tuduhan kekerasan yang marak disematkan oleh orang-orang Barat kepada ajaran dan umat Islam, Dr. Bilal berkata bahwa mereka lupa sejarah.
“Ketika umat Islam berjaya di Spanyol, kaum Kristen dapat hidup dengan aman, tapi lihatlah ketika mereka mereka berkuasa, bahkan kaumnya sendiri mereka curigai sebagai muslim dan dibakar di tiang pancang oleh Inkuisisi,” ungkapnya. [eza/Islampos]

Survei Cirus: Hanya 9,4% Publik yang Masih Percaya Partai Politik

Lembaga Survei Cirus Surveyors Group mengukur seberapa besar tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik. Hasilnya, hanya tersisa 9,4% responden yang masih percaya.

“Sebanyak 9,4% responden masih percaya dengan kinerja partai politik, sebanyak 39,2% kurang percaya, 40% tidak percaya, dan 11,4% tidak tahu,” kata Direktur Riset Cirus Surveyors Group Kadek Dwita Apriyani di Resto Pulau Dua, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu (5/1/2014).

Menurut Dwita, survei tersebut mengindikasikan publik sudah tak yakin bahwa parpol telah menjalankan fungsinya dengan baik. Hanya 14,6% responden yang yakin parpol telah melakukan pelatihan mengenai demokrasi, pemerintahan, dan pemilu.

“Banyak responden tak yakin parpol menjalankan visi misinya dengan baik. Survei juga menghasilkan bahwa parpol diduga tidak melakukan perekrutan dengan baik dan tidak melakukan kunjungan ke daerah pemilihan secara berkala,” ujar Dwita.

Cirus juga melakukan survei terkait apa sebenarnya masalah utama yang dirasakan masyarakat. Hasilnya, masalah terkait mahalnya harga pangan ada di urutan pertama.

“Hasil survei menunjukkan sebagian besar masyarakat justru merisaukan mahalnya harga kebutuhan pokok dengan angka 27,9%,” kata Dwita.

Masalah kedua yang paling dirisaukan publik yaitu tentang buruknya transportasi publik dan infrastruktur jalan (22,2%). Sulitnya mencari lapangan kerja berada di urutan ketiga dengan 16,3% responden.

“Korupsi kolusi dan nepotisme ada di posisi keempat dengan 12,1%,” ujar Dwita.

Responden terdiri dari penduduk Indonesia dengan minimal usia 17 tahun. Sebanyak 2.200 responden diwawancara dengan cara tatap muka. Data dikumpulkan mulai 9 hingga 15 Desember 2013. Sementara itu metode yang digunakan adalah metode acak bertingkat.  

[detik/duniaterkini.com]

Tokoh Muda Bogor: Harga Elpiji Melambung, Pemerintah Dzalim

Kenaikan harga yang tiba-tiba serta mendadak pada elpiji 12 kg sungguh membuat sebagian besar masyarakat dan pengusaha kelas kecil/menengah bereaksi terkaget-kaget dan keberatan. Sebab kenaikan harga dari 85 ribu/tabung menjadi 140 ribu/tabung jelas mencekik.

“Kenaikan ini jelas kebijakan yang dzalim. Ini kado menyakitkan di tahun baru bagi masyarakat,” tegasnya.

Oleh karena itu, tokoh muda bogor ini mendesak pemerintah menghentikan dan membatalkan kenaikan sumber energi kebutuhan pokok rakyat tersebut.

Menurut HTI, penaikan harga gas tersebut sangat semena-mena, karena menaikkan harga dalam situasi sulit seperti ini akibat penaikan harga BBM, padahal sebelumnya pemerintah juga memaksa rakyat Indonesia untuk berpindah dari konsumsi minyak tanah ke gas.

“Ini keputusan yang sangat dzalim yang dilakukan oleh perusahaan milik negara. Pemerintah yang seharusnya melayani masyarakat justru sebaliknya. Karena itu pemerintah harus menghentikan dan membatalkan kenaikan harga kebutuhan pokok rakyat ini. Karena ini berdampak sangat serius pada peningkatan beban rakyat,” tegas Gus Uwik.

Menurut Gus Uwik lagi, penaikan harga gas dan hajat hidup orang banyak yang semena-mena dan terus berulang lantaran negara mengatur masyarakat itu seperti hubungan pembeli dan penjual.

Apalagi kemudian seolah-olah Pertamina dilepas dengan alasan bisnis merugi sekian triliun kemudian dibenarkan untuk menaikan harga dengan semena-mena.

Oleh karena itu, Gus Uwik menegaskan lagi, semestinya hubungan antara pemerintah dengan rakyat itu pelayanan.

Sehingga pemerintah melayani rakyat. Jadi tidak ada istilah rugi di sini. Lagi pula gas itu kan milik rakyat. Lalu pemerintah diwajibkan mengelola kok bilang rugi.

“Ini adalah pola-pola kapitalis, rakyat yang sebagai pemilik gas itu diposisikan sebagai pembeli,” pungkasnya.

Kondisi ini jelas akan berdampak secara langsung terhadap 221.072 warga miskin kota Bogor. Mereka akan semakin terhimpit oleh beban berat kehidupan. Para kapitalis tentu akan menaikkan harga-harga produksinya yang pasti akan sangat berpengaruh pada beban hidup masyarakat.

“Maka jangan disalahkan jika angka kriminalitas di kota bogor nanti bisa dimungkinkan akan meningkat pesat. Angka perceraian juga meningkat dan penyakit sosial lainnya. Dari sekian banyak survei menjelaskan, tingkat kriminalitasn perceraian, dll akan berbanding lurus dengan semakin meningkatnya bebas ekonomi akibat naiknya harga barang-barang,” jelasnya.

Padahal, menurut Gus Uwik, di dalam Islam seluruh masyarakat, baik muslim maupun non muslim berserikat dalam sektor energi.

Artinya, sektor energi tidak boleh di liberalisasi dan di kapitalisasi. Energi harus di kelola oleh negara untuk kemakmuran masyarakat.

Negara harus menggratiskan seluruh biaya yang berkait dengan layanan energi. Kalaupun ada biaya akibat proses produksi maka hanya harga itulah yang dibebankan pada masyarakat bukan untuk mencari keuntungan.

“Di dalam hadist disebutkan mengambil harga dari energi adalah haram. Artinya negara wajib menyediakan layanan energi, seperti listrik, gas, dll gratis, tidak di pungut biaya atau kalau pun ada biaya dengan harga yang sangat murah,” tegas Gus Uwik.

Oleh karena itu, menurut Gus Uwik karena sistem yang diterapkan di Indonesia adalah kapitalisme yang ‘menghalalkan’ liberalisasi sektor migas. Akhirnya energi menjadi barang yang susah dan mahal.

Indonesia akan tercukupi kebutuhan energinya jika dikelola secara syariah dalam bingkai khilafah. [bogorplus/duniaterkini.com]

Cara Membangun Personal Branding untuk Bisnis Anda

Ada yang mengeluhkan membuka bisnis saat ini tantangannya sangat dahsyat, belum lagi karena krisis ekonomi global yang menyebabkan banyak orang kekurangan daya beli, belum lagi sulitnya terpenuhi modal usaha, persaingan bebas yang kian hari semakin mencekik. Ada juga yang memang berkata, membuka bisnis itu mudah.

Namun, di era modern seperti saat ini, ada banyak hal yang bisa membantu upaya kita untuk memulai bisnis. Saya akan membahas dari aspek, Personal Branding. Guru saya mengatakan : "MONEY FOLLOW TRACK RECORD" , atau dalam bahasa sederhananya "UANG" akan mengikuti orang-orang yang memiliki TRACK RECORD yang baik.

Contohnya begini, Ada 2 (dua) tukang bakso, yang satu jualan baksonya sepi, yang satu lagi ramai. Kira-kira Anda mau makan bakso di tempat yang sepi atau tempat yang ramai? tentu sebagian besar dari Anda memilih yang ramai bukan?

Contoh lainnya, si A orangnya tidak bisa mengatur pengeluaran pribadinya, apalagi mengatur sebuah pengeluaran perusahaan. Nah si B pandai menyimpan uang, ia amanah dalam berbagai hal termasuk keuangan. Nah, Anda lebih memilih orang yang mana untuk dijadikan partner bisnis?

Kurang lebih begitulah "MONEY FOLLOW TRACK RECORD" bekerja. Hal ini sangat berkaitan erat dengan nama baik Anda, nama baik usaha Anda bukan? untuk itu saya mengajak tiap pengusaha pemula memulai bisnis dengan Personal Branding. Dari sudut pandang customer atau investor pun akan lebih mudah percaya dengan Anda jika memiliki Personal Branding yang baik. Personal Branding menjadi amat sangat penting karena pada saat ini orang lebih selektif dalam memilih, hal ini diakibatkan karena terlalu banyaknya merek yang beredar.

Branding bukan tindakan komunikasi yang dirancang untuk memanipulasi pandangan orang lain atau tindakan pen-citraan nama baik saja yang bersifat kamuflase sehingga dari luar tampak baik sedangkan di dalamnya ternyata di luar ekspektasi.

Branding adalah serangkaian tindakan yang keluar dari kebenaran (kenyataan) serta sifat selalu menjaga amanah yang menjadi perilaku sehari-hari. Langkah pertama dalam meningkatkan  Personal Branding adalah mengetahui bagaimana orang lain memandang anda. Lakukanpositioning di mata orang banyak.

Misal, anda ingin dikenal sebagai Personal Branding yang seperti apa? Selalu menghargai kejujuran, kreatif, senang bekerja, dapat dipercaya, rendah hati, sopan, selalu menjaga perasaan orang lain, dan yang paling penting adalah selalu melakukan hal hal yang baik dan benar. Nah kalau dalam usaha, Anda ingin dikenal sebagai produk yang berkualitas seperti apa? memiliki pelayanan yang seperti apa? memiliki kepekaan terhadap konsumen yang seperti apa? danlain sebagainya.

Personal Branding memang tidak bisa dibangun dalam waktu sehari-semalam, tapi perlu anda ingat ... di era teknologi saat ini ada banyaktools yang dapat membantu mempercepat untuk menyampaikan siapa diri Anda, bagaimana usaha Anda? beberapa diantaranya adalah sbb :
  1. Bergabung, berpartisipasi dan berkecimpung dalam organisasi masyarakat dan profesional sesuai dengan bidang yang Anda geluti atau organisasi lain yang dapat mendukung dan melengkapi
  2. Mengoptimalkan Sosial Media
  3. Lakukan sesuatu yang membuat Media harus meng-expose Anda
  4. Bersilaturahmi dan berhubungan baik dengan teman lama, keluarga, dan rekan bisnis.
Selamat membangun kembali Personal Branding Anda ...

Follow @RiskyIrawanID untuk bertanya atau konsultasi.

Seminar Melejitkan Omzet Bisnis Anda Dengan Internet Marketing

Dalam waktu dekat kaffah.biz kembali menghadirkan sebuah acara yang Free 100%, dan akan betul-betul bermanfaat untuk Anda sekalian para pemilik bisnis.

Sebuah acara yang khusus dipersembahkan untuk membantu memaksimalkan penjualan produk dan jasa Anda.


Dalam ...

One Day Seminar

Melejitkan Omzet Bisnis Anda dengan Internet Marketing


bersama Nara Sumber :
  1. Ahmad Husein Fauzi (Seorang Praktisi & Internet Marketing)
  2. Risky Irawan, SE, MM (Direksi PT Kaffah Gemilang & Direktur Cyber Business School & Marketing Coach)

Yang akan dipelajari Dalam seminar kali ini adalah :
1. Bagaimana memperluas potensi pasar bisnis Anda
2. Meningkatkan Brand Usaha Anda
3. Bagaimana merajai halaman Google


Acara ini akan dilangsungkan

Ahad, 19 Januari 2014


Bertempat di
Cyber Business School
Jl Cifor, Bubulak, Bogor Barat,
Depan Perumahan Griya Melati


Pendaftaran : 0856 888 2848 (Bu Dewi)

Tempat Terbatas Hanya Untuk 30 Orang Saja
Syarat : Membawa Laptop dan Modem

Tersedia 5 Kamar VIP di RS Jiwa Palembang Khusus Bagi Caleg Gagal

Sepertinya pihak Rumah Sakit Ernaldi Bahar (RS Erba) Palembang sudah memprediksi bakal ada lonjakan pasien yang masuk tahun ini. RS jiwa ini menyiapkan lima kamar VIP dan delapan tempat tidur kelas 1 khusus bagi calon legislatif (caleg) yang gagal pada pemilihan legislatif (pileg) 9 April mendatang.

Wakil Direktur RS Erba Palembang M Rusdi Kawilarang mengungkapkan, tidak menutup kemungkinan ada saja caleg yang mengalami depresi akibat kalah dalam bertarung. Apalagi caleg tersebut tidak kuat mental dan berambisi menjadi anggota dewan terhormat.

"Tahun ini kita sengaja siapkan kamar khusus pelayanan bagi caleg yang butuh pelayanan gangguan jiwa. Kita sengaja siapkan kelas 1 dan VIP karena mungkin bagi mereka enggan masuk kelas 3," ungkapnya kepada merdeka.com, Jumat (3/1).

Mengenai penanganan, tidak ada perbedaan dengan pasien pada umumnya. Sementara untuk biaya penanganan disesuaikan dengan kamar yang dipilih. "Untuk kelas 3 gratis, tapi untuk kelas 1 dan VIP akan dikenakan biaya pelayanan sesuai tarif," ujarnya.

Saat ini, setidaknya ada 863 caleg yang memperebutkan kursi di DPRD Sumsel, sementara di tingkat DPRD Kota Palembang sebanyak 599 caleg dari 50 kursi yang disiapkan. Belum lagi ribuan caleg yang berani bertarung dalam pileg 2014 di 16 kabupaten/kota lainnya di Sumsel.

[merdeka/duniaterkini.com]
 
Copyright © 2015. Muslim Magazine.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Distributed By Kaizen Template Powered by Blogger.
Creative Commons License