Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Sungai Tercemar Bahan Kimia, Ratusan Ribu Penduduk AS Tak Bisa Gunakan Air

Penduduk di Charleston di negara bagian West Virginia, Amerika Serikat diimbau tidak meminum atau mencuci dari air keran. Ini karena sungai setempat tercemar bahan kimia.

Seperti dilansir laman itv, Ahad (12/1), sedikitnya lima ribu galon (18.927 liter) bahan kimia industri 4-methylcyclohexane methanol atau Crude MCHM bocor ke Sungai Elk.

Tumpahan kimia itu berasal dari sebuah tangki milik perusahaan di Charleston, Freedom Industries. Pihak berwenang mengatakan perusahaan tersebut memproduksi kimia untuk industri tambang, baja dan semen.  

Agen Federal Manajemen Darurat telah mengirim 75 trailer berisi air kemasan untuk dibagikan kepada 300 ribu warga. 

Sekretaris Departemen Kesehatan dan Sumber Daya Manusia Karen Bowling mengatakan 73 orang dilarikan ke unit gawat darurat. Sementara lima orang dirawat di rumah sakit untuk observasi. 

Mereka mengalami gejala keracunan, termasuk mual, muntah, pusing, diare, ruam dan kemerahan kulit. Kontaminasi di Sungai Elk juga memaksa restoran setempat tutup. [rol/duniaterkini.com]

Ariel Sharon Tewas Setelah 8 Tahun Sekarat

ariel sharon tewas
Mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, yang koma selama delapan tahun setelah menderita stroke pada puncak kekuasaannya, akhirnya mati pada Sabtu (11/1/2014) dalam usia 85 tahun. Kabar kematian jenderal bengis itu disampaikan keluarga dan pemerintah.

Putra Sharon, Gilad, mengumumkan kematiannya di rumah sakit tempat ayahnya telah dirawat. Para dokter di sana telah meramalkan kematiannya yang tak terelakkan setelah kesehatannya memburuk secara tajam pekan lalu, kata kantor berita Reuters.

Para menteri di dalam Pemerintah sayap-kanan di Israel, dan oposisi politik, berduka buat pemimpin yang keras dan telah meninggalkan jejak besar berdarah di wilayah tersebut melalui agresi militer, pembangunan permukiman Yahudi di tanah yang diduduki dan keputusan sepihak yang mengejutkan untuk menarik tentara Israel dan pemukim Yahudi dari Jalur Gaza pada 2005.

Belum ada komentar dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang telah mengadakan pembicaraan perdamaian yang ditaja AS dengan pengganti Sharon dari Partai Likud, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Namun AFP melaporkan seorang pejabat Palestina mencap Sharon sebagai seorang penjahat dan menyampaikan penyesalan ia tak pernah diseret ke Mahkamah Pidana Internasional.

"Sharon adalah seorang penjahat, yang bertanggung-jawab atas pembunuhan (Presiden Palestina Yasser) Arafat, dan kami mulanya berharap melihat dia hadir di Mahkamah Pidana Internasional sebagai seorang penjahat perang," kata Jibril Rajub, seorang pejabat senior faksi Fatah.

Sementara itu HAMAS -- Gerakan Islam yang menguasai Jalur Gaza-- menyatakan kematian Sharon adalah saat bersejarah, yang menandai hilangnya seorang penjahat yang tangannya telah berlumuran darah orang Palestina.

Gerakan Perlawanan Islam tersebut, yang keberuntungan politik mereka mencuat dengan hilangnya Sharon, bersyukur dengan meninggalkan tokoh Israel tersebut.

"Kami semakin yakin akan kemenangan dengan kepergian orang kejam ini," kata Juru Bicara HAMAS Sami Abu Zurhi, yang gerakannya berdoa bagi kehancuran negara Yahudi.

Prajurit kawakan itu ikut dalam semua perang besar Israel sebelum terjun ke kancah politik, yang penuh gejolak, pada 1973 --yang berakhir secara dramatis pada Januari 2006, ketika ia menderita stroke berat dan koma. Sejak itu ia tak pernah sadarkan diri.

Jamaah Masjid di Nigeria Ditembak, 3 Tewas dan 12 Orang Terluka

Sejumlah pria bersenjata menembaki jamaah di sebuah masjid di dekat kota utama Nigeria bagian utara Kano, menewaskan tiga orang dan melukai 12 lainnya ketika mereka sedang shalat, saksi mata dan polisi mengatakan pada hari Rabu kemarin (8/1/2014).

Juru bicara kepolisian Musa Majiya menolak untuk berspekulasi tentang siapa yang berada di balik serangan yang terjadi Selasa malam itu di desa Kwankwaso, sekitar 30 km dari Kano dan rumah gubernur negara bagian Kano Rabi’u Musa Kwankwaso.

“Kami berada di dalam masjid untuk shalat ketika kami mendengar suara tembakan sebelum kami menyelesaikan shalat yang kami lakukan,” kata saksi mata Adamu Inuwa, berbicara melalui telepon dari tempat tidur rumah sakit di mana dia mengalami luka tembak dalam insiden itu.

Ada spekulasi kelompok geng kriminal yang terkait dengan para pemberontak berusaha mengambil keuntungan dari kevakuman kondisi keamanan Nigeria bagian utara dengan merampok dan membunuh.

Prancis Dukung Larangan Cadar di Tempat Umum

Pengadilan Prancis Rabu kemarin (8/1/2014) menghukum seorang wanita muda yang mengenakan cadar di depan umum dan menolak gugatan yang menyatakan larangan cadar sebagai tindakan inkonstitusional.

Cassandra Belin, 20 tahun, juga dinyatakan bersalah karena menghina dan mengancam tiga polisi pada saat penangkapannya, sehingga memicu dua hari kerusuhan di kota Trappes, dekat Paris, pada bulan Juli 2013.

Dia diberi satu bulan hukuman percobaan penjara selama bentrokan dengan polisi dan denda 150 euro ($ 200) karena mengenakan cadar.

Pengacaranya, yang berpendapat bahwa larangan burqa melanggar kebebasan beragama dan tidak adil karena sengaja menargetkan Muslim, telah meminta untuk membatalkan putusan yang menyatakan bahwa pelarangan cadar tindakan konstitusional.

Namun permintaan itu ditolak dengan alasan bahwa Dewan Konstitusi sebelumnya telah menegakkan undang-undang larangan cadar pada tahun 2011.

Pengacara Belin, Philippe Bataille, mengatakan dirinya akan mempertimbangkan mengajukan banding dan berjanji untuk terus berjuang sampai larangan cadar dibatalkan. “Saya tidak akan menyerah,” katanya.

Thibault de Montbrial, pengacara untuk tiga polisi, menyambut putusan pengadilan. “Kami tidak bisa mentolerir pengecualian terhadap hukum negara,” tegasnya.

Prancis berargumen bahwa larangan cadar diperlukan untuk alasan keamanan serta untuk menegakkan tradisi sekuler negara itu.

Namun kritikus mengatakan jika keamanan adalah pertimbangan, maka helm sepeda motor juga harus dilarang. Dalam teori, larangan mencakup semua penutup wajah, tetapi dalam prakteknya hanya perempuan bercadar saja yang mengalami penangkapan. [islampos/afp/duniaterkini.com]

Assad akan Maju dalam Pemilu Presiden Tahun Ini

Menteri Informasi Suriah pada hari Selasa kemarin (7/1/2014) mengklaim bahwa rakyat Suriah telah memutuskan Presiden Bashar Al-Assad harus dinominasikan untuk kembali maju dalam pemilu tahun ini.

Dalam konferensi pers yang disiarkan televisi, Menteri Informasi Omran Zoabi mengatakan keputusan Assad adalah pribadi dan belum diumumkan, namun ia mengklaim bahwa “rakyat Suriah di jalanan” ingin dia kembali maju dalam pemilu.

“Saya dapat meyakinkan Anda bahwa ada keputusan rakyat Suriah untuk mencalonkan Presiden Bashar Al-Assad untuk kembali menjadi presiden republik ini,” katanya.

“Ini adalah keputusan pribadinya, yang menyangkut dia secara pribadi, tapi saya juga meyakinkan Anda bahwa rakyat Suriah di jalanan akan menekan Presiden Bashar Al-Assad agar mencalonkan diri sebagai presiden republik ini.”

Pernyataan ini adalah indikasi terkuat bahwa Assad berniat untuk memperpanjang kekuasaannya dan akan semakin membuat marah politisi dan pejuang yang telah melancarkan perjuangan hampir tiga tahun untuk mengakhiri kekuasaannya.

Status Assad dalam tatanan politik masa depan di Suriah telah menjadi batu sandungan untuk membawa kedua belah pihak ke konferensi perdamaian yang dijadwalkan akan diselenggarakan di Jenewa pada 22 Januari mendatang.

Pihak oposisi, yang diwakili oleh sebuah koalisi yang didukung Barat, menuntut bahwa tujuan konferensi untuk menghapus Assad dari kekuasaan, sementara Damaskus bersikeras Assad harus tetap berkuasa.

Bulan lalu, seorang diplomat Rusia mengisyaratkan Assad harus menahan diri dari pernyataan yang menunjukkan ia berusaha maju kembali dalam pemilu preisden karena bisa menyulut ketegangan sebelum perundingan perdamaian dilakukan. [worldbulletin/duniaterkini.com]

Hukuman Gantung Kembali Diterapkan Pemerintah Tunisia

Untuk pertama kalinya dalam 23 tahun, hukuman mati kembali akan diterpakan oleh pemerintah Tunisia setelah konstitusi baru yang baru disahkan pada Senin (06/01) oleh anggota dewan menyetujui adanya bab hukuman mati.

Terakhir kali hukuman mati diterapkan di Tunisia pada tahun 1991, ketika pemerintah mengeksekusi seorang pria yang dihukum karena membunuh dan memperkosa 14 anak. Setelah kejadian tersebut, pengadilan Tunisia terus menerapkan hukuman mati meskipun sejak 1991 telah dihentikan undang-undang tersebut.

Organisasi hak asasi manusia internasional, termasuk Human Rights Watch dan lembaga Amnesty International dalam pernyataan bersama mereka meminta pemerintah Tunisia untuk mempertimbangkan kembali hukuman mati dalam Konstitusi baru negara mereka.

Organisasi menyatakan bahwa pasal 21 dari Konstitusi baru bersifat ambigu karena tidak merinci kasus apa saja yang akan mendapat hukuman gantung tersebut. [skynewsarabia/duniaterkini.com]

Bilal Philips Berhasil Islamkan 3000 Tentara Amerika

Dakwah sebagai salah satu amaliah penting dalam Islam tidak sedikit mendapat tantangan. Dalam dialog bertema “Dakwah Objective” bersama Dr. Abu Ameenah Bilal Philips, founder dari Islamic Online University (IOU) di Masjid Agung Al Azhar Kebayoran (05/01/2013), tantangan dakwah itu dikupas satu persatu.
Sebagai seorang Da’i yang berkesempatan terjun paska perang teluk, Dr. Bilal Philip dan kelima rekannya berhasil mengislamkan sekitar 3000 orang tentara Amerika Serikat yang berbasis di sekitar Arab Saudi. Ketika ditanya apa resep rahasia dari kesuksesan tersebut, Dr. Bilal menyatakan bahwa kondisi saat itu berperan besar.
“Tentara yang direkrut saat itu berada pada usia muda, sekitar 19 sampai 25 tahun, kami mengajak mereka datang ke masjid-masjid dan rumah penduduk muslim di sekitar, image mereka tentang Islam yang begitu terdistorsi seketika itu runtuh melihat kenyataan di lapangan, dan dalam waktu lima bulan setengah, 3000 orang dari mereka masuk Islam,” ujar pria kelahiran Jamaica ini.
Salah satu tantangan dakwah yang sering dihadapi umat Islam adalah soal pelecehan-pelecehan terhadap Islam dan syari’atnya, seperti poligami, isu terkait budak, dan Nabi Muhammad SAW yang menikahi A’isyah di umur 9 tahun.
Menyikapi hal seperti ini, Dr. Bilal yang sempat membuat buku berjudulPoligamy In Islam, menjelaskan bahwa tuduhan-tuduhan itu tidak berdasar dan jauh dari konteks.
“Dalam perkara pernikahan Rasulullah dengan A’isyah, mereka (Barat/western people) membandingkannya dengan kasus phedophilia, Poligami diadu dengan kebebasan wanita, dan saat ini mereka menuduh Islam mengajurkan perbudakan, sungguh ini jauh dari konteks saat itu dimana pernikahan tidak sama dengan kelainan seksual bernama phedophilia, tentang poligami pun hanya Islam yang mengaturnya dengan baik, dan Islam tidak pernah menganjurkan perbudakan, justru Islamlah yang meletakkan hak-hak kemanusiaan yang paling asasi bahkan untuk seorang budak,” terangnya panjang lebar.
Terkait tuduhan kekerasan yang marak disematkan oleh orang-orang Barat kepada ajaran dan umat Islam, Dr. Bilal berkata bahwa mereka lupa sejarah.
“Ketika umat Islam berjaya di Spanyol, kaum Kristen dapat hidup dengan aman, tapi lihatlah ketika mereka mereka berkuasa, bahkan kaumnya sendiri mereka curigai sebagai muslim dan dibakar di tiang pancang oleh Inkuisisi,” ungkapnya. [eza/Islampos]

Pemerintah Malaysia Sita 300 Injil karena Gunakan Kata Allah

Departemen Agama Islam Malaysia dilaporkan telah menggrebek kelompok Kristen dan menyita lebih dari 300 Kitab Injil karena menggunakan kata Allah.

Menurut ketetapan pemerintah, pengadilan Malaysia pada Oktober 2013 lalu telah menetapkan bahwa kata Allah hanya boleh digunakan oleh kalangan Muslim.

Injil dalam bahasa Melayu itu disita dari komunitas Injil di negara bagian Selangor, di dekat Kuala Lumpur, BBC melaporkan pada Kamis (2/1/2014).

Umat Kristen di Malaysia telah menggunakan kata Allah selama berabad-abad sebelum menjadi sumber perpecahan.

Keputusan pengadilan yang melarang penggunaan kata Allah itu disambut baik oleh umat Muslim di sana, namun memicu kekecewaan di antara umat Kristen.

Sebagian besar Injil yang disita diimpor dari Indonesia.

Sebagian di antaranya menggunakan bahasa Iban, salah satu bahasa yang digunakan suku asli setempat. [bbc/duniaterkini.com]

Kondisi Ariel Sharon Memburuk Tajam

Ariel Sharon, 85, yang koma sejak menderita stroke pada tahun 2006, dilaporkan kritis di rumah sakit (RS) Tel Hashomer, Tel Aviv.

Bekas Perdana Menteri Israel itu mengalami masalah ginjal serius, setelah menjalani operasi. Mengutip laman al-Jazeera, Kamis (2/1/2014), pihak rumah sakit menyebut, kondisi kesehatan Sharon memburuk tajam.

Sejak terjatuh karena stroke pada 4 Januari 2006, salah satu tokoh Israel yang kontroversial itu, mengalami koma dan belum pulih hingga saat ini. Dia mendapatkan perawatan medis dan menerima cairan melalui tabung. September 2013 lalu, Sharon menjalani operasi perut untuk memperbaiki masalah dalam sistem infusnya.

Pada tahun 1983, sebuah komisi investigasi Israel menyimpulkan bahwa, Sharon secara tidak langsung bertanggung jawab atas pembunuhan warga di kamp-kamp pengungsi Palestina, di Sabra dan Shatila, Libanon.

Kala itu, Sharon menjadi menteri pertahanan. ”Dia memikul tanggung jawab secara pribadi, karena gagal untuk mencegah pembunuhan itu,” bunyi laporan komisi tersebut. [aljazira/duniaterkini.com]

Belanda Habiskan 67 Juta Euro untuk Malam Tahun Baru

Tradisi tahun baru di Belanda, tidak terlepas dari pesta dan kembang api. Masyarakat Belanda, berbondong-bondong bahkan kadang sampai antri untuk membeli petasan, persiapan untuk pesta tahun baru.

Petasan di Belanda merupakan sesuatu yang dilarang, illegal dijual belikan dan hanya boleh dapat di gunakan pada tanggal 31 hingga malam pergantian tahun saja. Di luar itu, pengguna yang nekat, dapat dipidanakan.

Meski terbilang ekonomi Belanda sedang tidak bagus, masyarakat ternyata tetap suka rela untuk menghamburkan uangnya demi pesta kembang api. Menurut berita salah satu media Belanda, Algemeen Dagblad, tahun ini jumlah euro yang dikeluarkan masyarakat Belanda hanya untuk petasan adalah 67 juta euro.

Jumlah tersebut sedikit melebihi dari nominal yang dikeluarkan pada tahun lalu. Sedangkan rekor pengeluaran untuk petasan, terjadi pada malam pergantian tahun baru 2008-2009, yaitu 74 juta euro.

Petasan dan kembang api sendiri, meski sudah melalui prosedur dan standar ketat penyeleksian tetap tidak pernah terlepas dari bahayanya. Tahun ini, tercatat 1 orang (51 tahun) meninggal dunia, 46 orang cedera mata dan 8 orang menderita buta karena petasan.

[zaenal/islampos/duniaterkini.com]

Hasil Survey : AS Ancaman Terbesar Bagi Perdamaian Dunia

Seperempat penduduk dunia menganggap Amerika Serikat adalah ancaman terbesar untuk perdamaian dunia, menurut survei internasional.

Dalam laporannya BBC London (30/12) mengutip hasil survei penduduk dunia yang dilakukan oleh WIN/Gallup International menunjukkan pendapat terkait Amerika sebagai ancaman terbesar itu ditemukan di Timur Tengah dan sebagian besar Eropa Barat.

Survei tahunan itu dilakukan dengan wawancara 67.000 orang di 55 negara.

Jajak pendapat itu menyebutkan 13% warga Amerika sendiri juga berpendapat negara mereka merupakan ancaman.

Namun, dalam survei itu juga terungkap bahwa  merupakan tujuan paling populer bagi mereka yang mencari tempat tinggal di negara lain.

Amerika memang dikenal sebagai sosok negara Amerika yang haus perang. Moris Berman, dalam buku Dark Ages America: The Final Phase of Empire (2006), menggambarkan Amerika sebagai sebuah kultur dan emosional yang rusak oleh peperangan, menderita karena kematian spiritual dan dengan intensif mengeskpor nilai-nilai palsunya ke seluruh dunia dengan menggunakan senjata.

Dalam catatan Jamil Salmi, dalam bukunya, Violence and Democatic Society, Amerika telah melakukan intervensi ke negara lain antara 1798-1895 M sebanyak 103 kali, antara tahun 1896-1945 sebanyak 57 kali, dan dalam rentang tahun 1945-2001 sebanyak 218 kali. Amerika juga menjadi Otak Kudeta Berdarah di: Iran (1953), Guatemala (1954), Kuba (1961 dan 1971), Brazil (1964), Indonesia (1965), Yunani (1967), Chili (1973), Angola (1974-1975), Jamaika (1975), Grenada (1983), Nikaragua (sejak 1984).

Hampir semua medan perang di kawasan dunia saat ini seperti Irak, Afganistan, Yaman, Sudan dan Suriah tidak bisa dilepaskan dari permainan negara adidaya ini. Untuk mengalihkan opini, seperti biasanya, Amerika malah menuduh kelompok Islam sebagai teroris !

Tentara Myanmar Paksa Para Muslimah Rohingya Menjadi Pelacur

Beberapa Laporan Media mengungkap bahwa tentara Myanmar  telah memaksa para Muslimah untuk bekerja sebagai pelacur di pangkalan militer di seluruh Negeri.

Laporan tersebut mengingatkan bahwa pasulan keamanan di Myanmar telah menangkap para Muslimah lalu memaksa mereka untuk menjadi pelacur di pangkalan militer.

Kantor berita Rohingya melaporkan, mengutip para saksi , para wanita dipukuli, dibius dan diperkosa oleh para pria yang mengenakan seragam tentara.

Minoritas Muslim di Myanmar telah menghadapi penganiyaan dan penyiksaan, karena mereka telah kehilangan hak-hak Sosial disebabkan pemerintah tidak mengakui kewarganegaraan mereka. Badan-badan Internasional dan organisasi hak asasi Manusia telah menuduh pemerintah Myanmar sengaja menutup mata terhadap kekerasan yang dihadapi oleh muslim Rohingya, dan PBB juga telah mengakui bahwa Muslim rohingya yang tinggal dibagian Arakan adalah salah satu masyarakat yang paling tertindas di dunia.

Ulama Malaysia Desak Pemerintah Batalkan Perayaan Tahun Baru

Ulama Muslim Malaysia mendesak pemerintah setempat untuk membatalkan perayaan tahun baru di negara itu. Mereka mengingatkan, selebrasi tersebut mencerminkan budaya Yahudi yang berpotensi tinggi menjerumuskan kaum muda Muslim kepada perbuatan dosa.

"Perayaan tahun baru yang kami lihat hanya berupa hiburan yang berlebih-lebihan. Lebih banyak dosa yang didapat dari pada manfaat," ujar Presiden  Malaysia International Institute of Islamic Cooperation (Ikiam), Mustapha Idrus seperti dikutip oleh The Malay Mail, Senin (30/12).

Ia menuturkan, penolakan ini bukan sekadar masalah budaya saja. Melainkan juga berkaitan dengan gaya hidup yang mubazir.

Menurutnya, jika perayaan tahun baru di Malaysia dibatalkan, itu berarti akan ada kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk menghemat anggaran. "Pemerintah perlu merenungkan kembali masalah ini. Perayaan tahun baru akan menelan biaya jutaan ringgit," tambahnya.

Hal senada diungkapkan mufti di Negara Bagian Penang, Datuk Seri Ahmad Hassan. Ia berpendapat, akan lebih baik masyarakat menyambut pergantian tahun dengan nuansa yang islami ketimbang meniru gaya Barat.

"Akan lebih bagus lagi jika kita bisa menyongsong tahun baru dengan menggelar kuliah agama, doa untuk kebaikan bersama, dan membaca Surat Yasin. Dengan begitu, generasi muda kita tidak akan terjerumus pada penyakit sosial dan budaya yang tak pantas," katanya seperti dikutip Sinar Harian.

Kepala informasi Pemuda UMNO, Jamawi Jaafar juga menambahkan, akan lebih baik jika kaum muda Malaysia berdoa supaya kehidupan mereka di tahun depan bisa lebih baik. Bukan mengadakan konser dan pertunjukan kembang api.

"Mari kita sama-sama berdoa untuk negara ini, agar menjadi lebih damai dan aman dari bencana alam pada 2014 dan di tahun-tahun mendatang.  Bagi saudaraku yang non-Muslim, mengapa engkau tidak berdoa di tempat-tempat ibadah Anda sendiri?" ujar Jamawi.

Akun Email Geert Wilders Diblokir Google

Google telah menonaktifkan akun surat elektronik (email) milik politisi sayap kanan Belanda, Geert Wilders. Hal ini menyusul keluhan yang menyebutkan pria itu telah menggunakannya untuk menyebarkan kampanye anti-Islam.

“Luar biasa! Google baru saja memblokir akun (email) saya. Tampaknya keberatan yang diajukan Rabbae telah sukses,” kata Wilders lewat Twitter-nya seperti dikutip oleh NL Times, Jumat (27/12).

Kicauan Wilders tersebut mengacu pada keluhan yang disampaikan oleh Mohammed Rabbae atas nama Dewan Nasional Maroko kepada Google, beberapa waktu lalu.

Di situ Rabbae mengungkapkan Wilders telah menyalahgunakan layanan yang disediakan oleh perusahaan teknologi raksasa itu dengan menyebarkan pesan-pesan kebencian terhadap Islam.

Langkah Rabbae ini kemudian diikuti pula oleh komplain-komplain serupa dari banyak orang. Keberatan tersebut mereka ajukan setelah Wilders menggunakan akun Google miliknya untuk mempromosikan stiker anti-Islam pada pekan lalu.

Pada stiker itu tertulis sejumlah kalimat penghinaan terhadap agama Allah. Di antaranya, ‘Islam adalah sebuah kebohongan. Muhammad seorang kriminal. Alquran adalah racun.’

Wilders pun sepertinya tak pernah berhenti memusuhi Islam. Setelah Google menonaktifkan akun miliknya, ia meluncurkan akun baru di mana orang dapat memesan stiker-stiker anti-Islam buatannya.

[rol/duniaterkini.com]

Ikan Piranha Lukai 60 Orang Saat Rayakan Natal

Acara pemberian makan ikan-ikan piranha dalam rangka perayaan Natal telah melukai sekitar 60 orang di kota Rosario, kata pejabat hari Kamis (26/12/2013) dilansir AFP.

Mereka yang menjadi korban serangan ikan-ikan ganas itu termasuk di antaranya seorang gadis yang kehilangan sebagian satu jarinya, kata wakil menteri kesehatan Gabriela Quintanilla kepada para wartawan.

Quintanilla mengatakan, serangan terjadi pada hari Rabu (25/12/2013) di daerah pantai di Rosario sekitar 310 km arah utara ibukota Argentina, Buenos Aires.

Seorang staf medis, Gustavo Centurion, mengatakan serangan ikan-ikan piranha yang terjadi pada pertengahan pagi saat hari Natal itu “sangat agresif.”

Menurut Centurion, ikan-ikan piranha itu benar-benar memakan cuilan daging dari tubuh orang-orang tersebut.

Kawasan pantai di Rosario itu belakangan didera gelombang panas sehingga meningkatkan suhunya menjadi 38 derajat Celcius. Hal itu mendorong ribuan penghuni dunia air berbondong-bondong mencari perlindungan di perairan sekitar Sungai Parana, termasuk gerombolan ikan piranha.

Menurut para pejabat, cuaca hangat yang tidak biasa itu ikut andil dalam mendorong kumpulan ikan piranha naik ke permukaan sungai sebelum serangan terjadi.

[hidayatullah/duniaterkini.com]

Ilmuwan Rusia: Penyebab Kematian Arafat Bukan Karena Diracun

Para ilmuwan forensik Rusia melaporkan, pemimpin Palestina Yasser Arafat meninggal bukan karena keracunan zat radioaktif, melainkan oleh sebab yang alamiah. Kesimpulan tersebut mereka peroleh setelah melakukan investigasi terhadap sisa jasad Arafat dan barang-barang miliknya saat meninggal di Paris pada 2004.

Kepala Lembaga Biomedis Federal Rusia (FMBA), Vladimir Uiba mengumumkan, Yasser Arafat meninggal bukan karena efek radiasi polonium, tetapi karena penyebab yang alamiah. Menurut dia, temuan instansinya ini sekaligus menguatkan kesimpulan yang telah dipaparkan oleh tim Prancis sebelumnya.

“Laporan dari Perancis beberapa waktu lalu mengkonfirmasi kesimpulan kami,” kata Uiba seperti dilansir BBC, Kamis (26/12).

Sebuah penyelidikan yang dilakukan tim Perancis belum lama ini menyebutkan, Arafat meninggal bukan karena keracunan polonium. Sementara itu, sejumlah ilmuwan Swiss bulan lalu menemukan adanya polonium dengan tingkat radioaktif yang sangat tinggi pada benda-benda milik pemimpin Palestina itu.

Salah satu peneliti asal Swiss, Francois Bochud mengatakan temuan Rusia tersebut tidak memiliki dasar yang ilmiah. “Tim dari Rusia mengemukakan kesimpulannya tanpa didasarkan pada argumen ilmiah sedikit pun. Jadi, bagi saya temuan mereka itu tidak punya nilai apa-apa,” ujarnya.

Duta Besar Palestina untuk Moskow, Faed Mustafa menuturkan, penyelidikan atas penyebab kematian Arafat akan terus berlanjut. “Kami menghormati posisi mereka (Rusia) dan kami sangat menghargai pekerjaan mereka. Meskipun begitu, kami memutuskan untuk tetap melanjutkan penyelidikan kami,” katanya seperti dilansir media Rusia, Ria Novosti.

Arafat jatuh sakit usai menyantap makanan di Kota Ramallah pada Oktober 2004. Beberapa pekan berikutnya, ia mengembuskan nafas terakhirnya ketika tengah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Perancis. Arafat didiagnosis mengalami gangguan aliran darah serius dan meninggal akibat stroke pada 8 November 2004.

Namun, investigasi yang diprakarsai stasiun TV Aljazeera dan para peneliti dari Swiss sejak tahun lalu menemukan adanya polonium-210 dengan tingkat yang abnormal pada barang-barang pribadi Arafat.

[rol/duniaterkini.com]

Israel Gelar Rapat Kabinet Bahas Gaza

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Rabu mengumpulkan anggota kabinetnya guna membahas sejumlah cara yang diharapkan dapat meredam eskalasi ketegangan di sepanjang perbatasan Israel-Jalur Gaza.

Ketegangan di perbatasan selatan muncul setelah seorang penembak jitu menewaskan warga sipil Israel yang tengah memperbaiki pagar perbatasan, yang kemudian dibalas dengan serangkaian serangan Israel yang menewaskan dua warga Palestina serta melukai beberapa warga lain.

Dalam aksi kekerasan yang terburuk sejak baku tembak delapan hari pada November tahun lalu, Israel mengerahkan jet tempur, tank, dan tentara untuk menghancurkan aset HAMAS di Gaza, termasuk gudang senjata dan sebuah roket peluncur granat bawah tanah.

Meskipun Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel, Moshe Ya'aalon, bereaksi keras terhadap HAMAS terkait insiden itu dengan memperingatkan HAMAS dan kelompok milisi lain yang beroperasi di wilayah pantai Palestina, para pejabat mengatakan Israel sedang berupaya untuk menahan eskalasi.

Pejabat senior Israel mengatakan bahwa HAMAS, yang menguasai Gaza pada 2007, juga tidak menginginkan eskalasi kekerasan di wilayah tersebut.

"Kami akan melihat dalam beberapa hari ke depan. Tetapi, tampaknya HAMAS juga tidak menginginkan eskalasi. Mereka tengah menjalani masa sulit dan takut terhadap tentara Israel," katanya kepada laman berita Ynet. [rol/duniaterkini.com]

Tentara Sudah Selatan Lakukan Pembunuhan Etnis

Konflik dan kekerasan di Sudan kian memburuk. Tentara Sudah Selatan, menurut laporan saksi mata, melakukan serangkaian pembunuhan etnis, termasuk pembantaian, pembunuhan dari rumah ke rumah dan pemerkosaan, menyusul pertempuran yang meletus dari sepekan lalu.

Dua saksi yang berhasil meloloskan diri mengaku ditahan oleh tentara pemerintah bersama dengan 250 pria lain. Mereka digiring ke kantor polisi di ibu kota Juba dan lalu diberondong.

Mereka yang keduanya terluka dalam insiden itu berhasil melarikan diri dan berlindung di pangkalan PBB di Juba. Menurut saksi, hanya 12 pria yang berhasil selamat dalam pembantaian tersebut.

Testimonial dari beberapa saksi mata juga menggambarkan pola kekerasan bermotifkan etnis, termasuk pembunuhan dan pemerkosaan sejak pertempuran antara kedua negara muda itu meletus pada 15 Desember.

Polisi Filipina Buru Pelaku Penembakan Wali Kota

Menyusul tertembaknya Wali Kota Labangan, Ukol Talumpa, pemerintah Filipina memerintahkan kepolisian memburu pelakunya. Talumpa tewas, Jumat (20/12), akibat ditembak pria bersenjata di Bandara Internasional Ninoy Aquino di Manila, Filipina.

Menteri Dalam Negeri Manuel Roxas mengatakan bersedih atas aksi tersebut. Ia telah memerintahkan Polisi Nasional Filipina untuk menangkap pelaku.

Sebelumnya, dua orang pria bersenjata menembak mati Talumpa, istrinya, Lea, seorang bayi berusia 18 bulan, dan seorang pengawalnya.

Laki-laki dan perempuan menjerit dan menangis ketakutan saat Talumpa berbaring telungkup bersimbah darah di luar terminal penumpang dalam video yang diunggah ke situs jaringan televisi GMA lokal. Dalam rekaman yang diperoleh GMA, bagasi dan troli tersebar di pinggir jalan di kedua sisi pria yang ditembak mati.

Dua orang lain berjongkok di pinggir jalan Suara menjerit pria dan perempuan di bandara bisa didengar. Sebuah taksi dan empat van dengan semua pintu terbuka berhenti di jalan masuk. Lampu hazard dari satu yang masih berkedip-kedip.

“Wali Kota dan keluarganya dan beberapa pengawal keamanan diserang," kata Manajer Bandara Jose Honrado. Ia mengatakan insiden di pagi hari tersebut juga menyebabkan empat orang lainnya terluka.

Menurutnya, saat itu Talumpa sedang menunggu mobil jemputan bersama keluarganya di terminal bandara. Lalu, datang dua orang pria dengan motor menembaknya. Ada pula orang lain yang menembaknya dalam jarak dekat. Wali Kota dan keluarganya ditembak tak lama setelah turun dari penerbangan dari Filipina Selatan.

Petugas keamanan bandara mengejar pelaku, tetapi kehilangan jejaknya akibat kemacetan yang terjadi di luar terminal. Honrado menambahkan, petugas keamanan tidak mengetahui identitas penyerang dan motif perbuatannya.

“Institusi pemerintah melakukan yang terbaik untuk menemukan pelaku dan menyeretnya ke pengadilan," ujarnya, seperti dilansir Aljazirah, Sabtu (21/12). Dia mengatakan tidak bisa mengonfirmasi laporan berita televisi yang mengutip saksi mata yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan dua tersangka mengenakan seragam polisi.

Honrado mengatakan, polisi masih menahan identitas para korban lain karena menunggu pemberitahuan dari keluarga terdekat. Dia mengimbau penumpang lain yang menyaksikan penembakan itu agar membantu polisi mengidentifikasi tersangka.

Juru bicara Pemerintah Provinsi Zamboanga del Sur, Leo Santillan, mengatakan Talumpa terbang bersama istri, dua keponakan, dan enam orang lainnya. Talumpa merupakan anggota partai oposisi, Partai Nasionalis Koalisi Rakyat. Ia memenangkan pemilihan wali kota di Labangan Mei lalu setelah mengalahkan petahana Wilson Nandang, yang merupakan sekutu politik Presiden Benigno Aquino.

Gubernur Zamboanga del Sur, Antonio Cerilles, mengatakan 'Ihlumpa adalah seorang advokat yang teguh memperjuangkan kampanye pemerintah melawan perdagangan ilegal narkoba. Surat kabar lokal melaporkan, pada September 2012 Talumpa pernah menjadi target pembunuhan dengan granat di Pagadian. Saat itu ia bersama wakil wali kota Labangan. Dia dan istrinya selamat, tetapi seorang pengawal terluka.

Bersama keponakannya, ia juga pernah mengalami luka tembak pada 2010. Penembakan terjadi saat keduanya berada di dalam mobil di Manila. [koranrepublika/duniaterkini.com]

Sidney Jones Menyerukan Bela Syiah di Indonesia

Sidney Jones agen Yahudi internasional mengajak Bela syiah di Indonesia. Ia menuding yang mengancam syiah di Indonesia adalah kaum radikal dan mengajak negara membantu syiah.

Dalam kesempatan menjadi pembicara di Universitas Paramadina, ia membeberkan pemikiran sesatnya dan beraroma pesanan kelompok syiah yang notabene adalah 'binatang ternak' Yahudi yang di ciptakan untuk menjadi agen pengalih isu Yahudi beserta sekutunya di berbagai negara dan pengobar permusuhan terhadap umat Islam Ahlu Sunnah Wal Jamaah.
Syiah sejatinya seperti Ahmadiyah dan sekte sesat lainnya yang diciptakan membuat rusak kedamaian umat Islam dan mengalihkan energi agar terfokus pada isu palsu ciptaan agen yahudi seperti Sidney Jones ini salah satu aktor intelektualnya.
Sidney Jones berhalusinasi dan memaksakan kehendaknya pada kebenaran Islam yang hakiki, ia berbual... “Saya berpendapat, adalah penting meneliti lebih lanjut mengapa ancaman kelompok radikal yang pada awalnya menyasar aparat keamanan (dalam hal ini pihak Kepolisian), kini malah beralih kepada kelompok Muslim Syiah Indonesia. Kita patut bertanya, kira-kira apa sih penyebabnya?”

Hal tersebut dinyatakan Sidney Jones, salah seorang pengamat terorisme dari ICG (international Crisis Group) selaku pembicara yang diundang dalam acara Nurcholis Madjid Memorial Lecture (NMML), saat diwawancarai secara khusus oleh tim media ABI di Universitas Paramadina Jl. Gatot Subroto Kav. 97, Mampang Jakarta Selatan, Kamis 19/12/2013.

Sidney Jones menuduh umat Islam radikal senagai pelaku dan di fitnah dengan dana dari Arab Saudi

Sidney mensinyalir adanya pengaruh signifikan pihak internasional terutama kemungkinan derasnya suntikan dana Arab Saudi sebagai pihak yang berkepentingan dalam membendung aktivitas Muslim Syiah di Indonesia.
kemungkinan derasnya suntikan dana Arab Saudi sebagai pihak yang berkepentingan dalam membendung aktivitas Muslim Syiah di Indonesia.
Selain itu, tak dapat dipungkiri bahwa konstelasi politik Timur Tengah utamanya Suriah, dengan Presiden Bashar al-Assad yang dicap Syiah dan telah distigmatisasi secara masif sebagai pembantai ribuan Muslim Sunni di negaranya, tak pelak juga sangat berpengaruh terhadap Muslim Syiah di negara berpenduduk mayoritas Muslim Sunni seperti Indonesia.

Sementara itu saat diminta tanggapannya atas kasus Sampang, khususnya terkait warga Syiah yang diusir keluar Madura dan sampai saat ini masih berstatus sebagai pengungsi di rusun Jemundo Sidoarjo, Sidney Jones menegaskan, seharusnya pihak Pemerintah segera memulangkan para pengungsi ke kampung halaman mereka tanpa syarat. Namun sangat disesalkan bahwa Menteri Agama Suryadharma Ali dalam hal ini menurutnya telah membuat pernyataan yang sangat buruk dan mengeluarkan banyak statemen tak bertanggungjawab tentang komunitas Syiah tersebut sehingga pemulangan mereka mengalami kendala dan hambatan berat.

“Jadi kalau saja Saya ini Muslim Syiah Indonesia, maka wajar sekali jika Saya merasa tidak mendapatkan perlindungan hukum yang seharusnya menjadi hak Saya dari Pemerintah Indonesia,” tegas Sidney Jones.

Di akhir wawancara dia menghimbau dan menekankan pentingnya Pemerintah Indonesia memberikan pernyataan publik, bahwa Muslim Syiah Indonesia adalah bagian tak terpisah dari rakyat Indonesia dan agar masing-masing pihak baik kelompok Muslim Syiah maupun kelompok Muslim Sunni wajib saling menghormati satu sama lain.

“Karena itu, siapapun yang dengan sengaja melakukan ujaran kebencian (Hate Speech) di muka umum terhadap Syiah, maka dia harus ditangkap dan diadili karena telah jelas-jelas melakukan tindak kejahatan, mengganggu ketertiban umum dan melanggar undang-undang,” pungkas Sidney Jones. 

[voaislam/duniaterkini.com]
 
Copyright © 2015. Muslim Magazine.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Distributed By Kaizen Template Powered by Blogger.
Creative Commons License