Mesir: Penjara 5 Tahun Bagi Warga yang Berdemo Bersama Ikhwan

Kementrian Dalam Negeri Mesir mengancam para pengunjuk rasa anti-pemerintah dengan hukuman penjara, di tengah laporan bahwa pasukan keamanan telah menangkap lebih dari 200 aktivis.

Juru bicara kementerian, Hany Abdel Latif, mengatakan pada Kamis kemarin (26/12/2013) bahwa demonstran yang menghadiri demonstrasi yang disponsori oleh Ikhwanul Muslimin akan dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Dia mengatakan hukuman juga akan berlaku kepada mereka yang dalam cara apapun berhubungan dengan Ikhwan.

Sementara itu, Koalisi Nasional untuk Mendukung Legitimasi pro Mursi, mengatakan polisi telah menahan lebih dari 200 aktivis anti-pemerintah.

Laporan menunjukkan bahwa pasukan keamanan juga telah menahan setidaknya 16 pendukung Ikhwan – di antara mereka adalah mantan anggota parlemen dan putra seorang wakil pemimpin Ikhwan – di provinsi Sl-Sharqiyah.

Penangkapan ini datang satu hari setelah Kairo menyatakan Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok “teroris” dan melarang semua kegiatannya atas dugaan keterlibatan dalam serangan bom mematikan di Mansoura pada Selasa lalu.

[islampos/duniaterkini.com]

Skandal Korupsi Dorong Reshuffle Kabinet Turki

PM Turki Recep Tayyip Erdogan merombak kabinet setelah tiga menteri senior mundur menyusul penyidikan kasus korupsi dan suap yang menarget para sekutu Erdogan dan menggoyangkan pemerintahannya.

Seperti dikutip dari Deutsche Welle, Erdogan mengganti hampir separuh anggota kabinetnya. Sebelumnya Menteri Ekonomi Zafer Caglayan, Menteri Dalam Negeri Muammer Guler dan Menteri Lingkungan dan Perencanaan Kota Erdogan Bayraktar, menyatakan mundur. Anak-anak lelaki dari tiga menteri tersebut telah ditangkap sebagai bagian dari penyidikan kasus korupsi. Ketiganya mengaku tidak bersalah.

Perdana menteri Turki itu juga mengganti menteri urusan Uni Eropa, Egemen Bagis yang juga dituding tersangkut kasus korupsi dan namun belum dituduh secara resmi dan belum mengundurkan diri.

Seluruhnya, Erdogan mengganti 10 menteri, termasuk tiga diantaranya yang akan ikut serta dalam pemilihan umum bulan Maret mendatang.

Tantangan politik terbesar
Erdogan menuduh penyidikan itu sebagai sebuah plot oleh kekuatan asing dan domestik untuk menghancurkan kesejahteraan negaranya dan menodai pemerintahannya menjelang pemilu. Pemerintahan Erdogan telah memenangkan tiga pemilu sejak tahun 2002 berbekal janji penguatan ekonomi dan memerangi korupsi.

Para pakar berasumsi penyidikan kasus korupsi merupakan puncak dari perebutan kekuasaan antara Erdogan dengan ulama Muslim yang tinggal di Amerika Serikat, Fethullah Gulen. Pendukung Gulen diyakini memiliki hubungan dekat dengan petinggi kepolisian dan peradilan Turki. Kedua sosok berpengaruh tersebut, tanpa menyebut nama satu sama lain, telah terlibat perang mulut sejak penyidikan korupsi dimulai 17 Desember lalu.

Gulen menampik bahwa dirinya ikut campur dalam penyidikan. Ia meninggalkan Turki tahun 1999 setelah dituding merencanakan pendirian negara Islam oleh pemerintahan sekuler saat itu. Tudingan tersebut akhirnya dicabut dan ia diperbolehkan pulang ke Turki, namun ia tidak pernah kembali dan saat ini tinggal di Pennsylvania.

Harus ikut mundur

Sementara di Istanbul, polisi bentrok dengan ratusan demonstran yang menuntut pembubaran pemerintahan Erdogan.

24 orang telah ditangkap atas tuduhan suap dan korupsi seputar bank milik negara Halkbank. Laporan media menyebutkan polisi telah menyita uang tunai senilai 4,5 juta Dolar yang disimpan dalam kotak sepatu di rumah CEO Halkbank. Dan lebih dari 1 juta Dolar uang tunai dilaporkan ditemukan di rumah anak lelaki Menteri Dalam Negeri Muammer Guler.

Setelah mundur hari Rabu (25/12/13), Menteri Ekonomi Zafer Caglayan mempertanyakan legitimasi penyidikan yang fokus pada dugaan transfer uang secara ilegal ke Iran dan tuduhan suap untuk proyek-proyek konstruksi.

Menteri Lingkungan dan Perencanaan Kota Erdogan Bayraktar menepis segala tuduhan, dan mengaku dirinya ditekan oleh Erdogan untuk mundur dan menegaskan bahwa sebagian besar proyek konstruksi yang tengah disidik telah mendapat persetujuan sang perdana menteri.

“Saya ingin mengungkapkan keyakinan saya bahwa bapak perdana menteri yang terhormat juga harus ikut mundur,” pinta Bayraktar.

Konspirasi asing

Erdogan menjaga jarak dengan para menteri yang mengundurkan diri seraya menekankan bahwa partainya bertekad untuk memerangi korupsi. Namun ia juga berulang kali mengklaim pemerintahannya menjadi target plot internasional.

Pekan lalu, Erdogan mengancam untuk mengusir sejumlah duta besar dari Turki setelah empat surat kabar pro-pemerintah menuduh Duta Besar Amerika Serikat Francis J. Ricciardone tengah memasak skema melawan pemerintah.

Harian Sabah, hari Rabu kembali mengklaim bahwa seorang diplomat Amerika telah mendesak sebuah kelompok bisnis untuk bergabung dengan sebuah ‘lobi anti-pemerintah.’

“Segala tudingan yang menarget para pegawai Kedutaan Besar Amerika Serikat yang diterbitkan di beberapa media tidak mencerminkan kebenaran,” jawab kedutaan.

Sumber: kiblat.net

Dewa Matahari di Perayaan Tahun Baru

Setiap akhir tahun biasanya semua manusia di dunia ini tidak terkecuali kaum Muslim mengalami wabah penyakit yang luar biasa, pengidap penyakit ini biasanya menjadi suka menghamburkan harta untuk berhura-hura, euforia yang berlebihan, pesta pora dengan makanan yang mewah, minum-minum semalam penuh, lalu mendadak ngitung (3.., 2.., 1.. Dar Der Dor!).

Wabah itu bukan flu burung, bukan juga kelaparan, tapi wabah penyakit akhir tahun yang kita biasa sebut dengan tradisi perayaan tahun baruan. Kaum muda pun tak ketinggalan merayakan tradisi ini. Kalo yang udah punya gandengan merayakan dengan jalan-jalan konvoi keliling kota, pesta di restoran, kafe, warung (emang ada ya?)

Kalo yang jomblo yaa.. tiup terompet, baik terompet milik sendiri ataupun minjem (bagi yang nggak punya duit). Kalo yang kismin, ya minimal jalan-jalan naik truk bak sapi lah, sambil teriak-teriak nggak jelas.

Dan bagi kaum adam yang normal menurut pandangan jaman ini, kesemua perayaan itu tidaklah lengkap tanpa kehadiran kaum hawa. Karena seperti kata iklan “nggak ada cewe, nggak rame”

Bahkan di kota-kota besar, tak jarang setelah menunggu semalaman pergantian tahun itu mereka mengakhirinya dengan perbuatan-perbuatan terlarang di hotel atau motel terdekat.

Yah itulah sedikit cuplikan fakta yang sering kita lihat, dengar, dan rasakan menjelang malam-malam pergantian tahun. Ini dialami oleh kaum muslimin, khususnya para anak muda yang memang banyak sekali warna dan gejolaknya. Nah, sebagai pemuda-pemudi muslim yang cerdas, agar kita nggak salah langkah di tahun baruan ini, maka kita harus menyimak gimana seharusnya kita menyikapi momen yang satu ini.

Asal muasal tahun baruan

Awal muasal tahun baru 1 Januari jelas dari praktik penyembahan kepada dewa matahari kaum Romawi. Kita ketahui semua perayaan Romawi pada dasarnya adalah penyembahan kepada dewa matahari yang disesuaikan dengan gerakan matahari.

Sebagaimana yang kita ketahui, Romawi yang terletak di bagian bumi sebelah utara mengalami 4 musim dikarenakan pergerakan matahari. Dalam perhitungan sains masa kini yang juga dipahami Romawi kuno, musim dingin adalah pertanda ’mati’ nya matahari karena saat itu matahari bersembunyi di wilayah bagian selatan khatulistiwa.

Sepanjang bulan Desember, matahari terus turun ke wilayah bahagian selatan khatulistiwa sehingga memberikan musim dingin pada wilayah Romawi, dan titik tterjauh matahari adalah pada tanggal 21-22 Desember setiap tahunnya. Lalu mulai naik kembali ketika tanggal 25 Desember. Matahari terus naik sampai benar-benar terasa sekitar 6 hari kemudian.

Karena itulah Romawi merayakan rangkaian acara ’Kembalinya Matahari’ menyinari bumi sebagai perayaan terbesar. Dimulai dari perayaan Saturnalia (menyambut kembali dewa panen) pada tanggal 23 Desember. Lalu perayaan kembalinya Dewa Matahari (Sol Invictus) pada tanggal 25 Desember sampai tanggal 1-5 Januari yaitu Perayaan Tahun Baru (Matahari Baru)


Orang-orang Romawi merayakan Tahun Baru ini biasa dengan berjudi, mabuk-mabukan, bermain perempuan dan segala tindakan keji penuh nafsu kebinatangan diumbar disana. Persis seperti yang terjadi pada saat ini.

Ketika Romawi menggunakan Kristen sebagai agama negara, maka terjadi akulturasi agama Kristen dengan agama pagan Romawi. Maka diadopsilah tanggal 25 Desember sebagai hari Natal, 1 Januari sebagai Tahun Baru dan Bahkan perayaan Paskah (Easter Day), dan banyak perayaan dan simbol serta ritual lain yang diadopsi.

Bahkan untuk membenarkan 1 Januari sebagai perayaan besar, Romawi menyatakan bahwa Yesus yang lahir pada tanggal 25 Desember menurut mereka disunat 6 hari setelahnya yaitu pada tanggal 1 Januari, maka perayaannya dikenal dengan nama ’Hari Raya Penyunatan Yesus’ (The Circumcision Feast of Jesus)

Pandangan Islam terhadap Perayaan Tahun Baru

’Ala kulli hal, yang ingin kita sampaikan disini adalah bahwa ’Perayaan Tahun Baru’ dan derivatnya bukanlah berasal dari Islam. Bahkan berasal dari praktek pagan Romawi yang dilanjutkan menjadi perayaan dalam Kristen. Dan mengikuti serta merayakan Tahun baru adalah suatu keharaman di dalam Islam.

Dari segi budaya dan gaya hidup, perayaan tahun baruan pada hakikatnya adalah senjata kaum kafir imperialis dalam menyerang kaum muslim untuk menyebarkan ideologi setan yang senantiasa mereka emban yaitu sekularisme dan pemikiran-pemikiran turunannya seperti pluralisme, hedonisme-permisivisme dan konsumerisme untuk merusak kaum muslim, sekaligus menjadi alat untuk mengeruk keuntungan besar bagi kaum kapitalis.

Serangan-serangan pemikiran yang dilakukan barat ini dimaksudkan sedikitnya pada 3 hal yaitu (1) menjauhkan kaum muslim dari pemikiran, perasaan dan budaya serta gaya hidup yang Islami, (2) mengalihkan perhatian kaum muslim atas penderitaan dan kedzaliman yang terjadi pada diri mereka, dan (3) menjadikan barat sebagai kiblat budaya kaum muslimin khususnya para pemuda.

Ketiga hal tersebut jelas terlihat pada perayaan tahun baru yang dirayakan dan dibuat lebih megah dan lebih besar daripada hari raya kaum muslimin sendiri. Tradisi barat merayakan tahun baru dengan berpesta pora, berhura-hura diimpor dan diikuti oleh restoran, kafe, stasiun televisi dan pemerintah untuk mangajarkan kaum muslimin perilaku hedonisme-permisivisme dan konsumerisme.

Kaum muslim dibuat bersenang-senang agar mereka lupa terhadap penderitaan dan penyiksaan yang terjadi atas saudara-saudara mereka sesama muslim. Dan lewat tahun baruan ini pula disiarkan dan dipropagandakan secara intensif budaya barat yang harus diikuti seperti pesta kembang api, pesta minum minuman keras serta film-film barat bernuansa persuasif di televisi.

Semua hal tersebut dilakukan dengan bungkus yang cantik sehingga kaum muslimin kebanyakan pun tertipu dan tanpa sadar mengikuti budaya barat yang jauh dari ajaran Islam. Anggapan bahwa tahun baru adalah “hari raya baru” milik kaum muslim pun telah wajar dan membebek budaya barat pun dianggap lumrah.

”Sungguh kamu akan mengikuti (dan meniru) tradisi umat-umat sebelum kamu bagaikan bulu anak panah yang serupa dengan bulu anak panah lainnya, sampai kalaupun mereka masuk liang biawak niscaya kamu akan masuk ke dalamnya pula”. Sebagian sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, orang-orang Yahudi dan Nasrani-kah?” Beliau menjawab: ”Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (HR Bukhari dan Muslim)

Walhasil, kaum secara i’tiqadi dan secara logika seorang muslim tidak layak larut dan sibuk dalam perayaan haram tahun baruan yang menjadi sarana mengarahkan budaya kaum muslim untuk mengekor kepada barat dan juga membuat kaum muslimin melupakan masalah-masalah yang terjadi pada mereka.

Dan hal ini juga termasuk mengucapkan selamat Tahun Baru, menyibukkan diri dalam perayaan tahun baru, meniup terompet, dan hal-hal yang berhubungan dengan kebiasaan orang-orang kafir.

Wallahua’lam

(felixsiauw.com/duniaterkini.com)

Separuh Jakarta Diprediksi Tenggelam di 2050

Tahukah Anda, di balik limpahan air 6,5 miliar meter kubik per tahun di Jakarta, hanya 3,3 persen yang bisa dikelola. Sebanyak 96,7 persen produksi air bersih Jakarta dipenuhi dari wilayah tetangga, yaitu Waduk Ir H Djuanda yang membendung Sungai Citarum di Purwakarta, Jawa Barat, dan suplai dari Kabupaten Tangerang.

Walaupun mendapat pasokan dari luar wilayah, kebutuhan air bersih dari perpipaan masih jauh dari cukup. Dewan Sumber Daya Air DKI Jakarta mencatat kebutuhan air bersih DKI Jakarta sekitar 1 miliar meter kubik per tahun.

Dari jumlah itu, 370 juta meter kubik di antaranya dipasok perusahaan air minum melalui jaringan pipa dan sekitar 630 juta meter kubik dari air tanah.

Adapun cakupan layanan air bersih melalui pipa saat ini baru 870.000 sambungan yang menjangkau sekitar 45 persen target. Sementara tingkat kehilangan air jaringan pipa masih tinggi, yakni 43 persen dari total suplai.

Angka ini belum termasuk air yang dicuri dari jaringan pipa seperti yang ditemukan operator PT Aetra Air pertengahan September 2013 di pertemuan Jalan Yos Sudarso dan Jalan Enggano, Jakarta Utara.

Kenyataan tersebut berdampak serius pada persoalan lingkungan. Harap maklum, separuh lebih dari 10,1 juta jiwa warga Jakarta mengonsumsi air tanah dangkal ataupun dalam. Tak hanya sektor rumah tangga, penyedotan dalam skala lebih besar dilakukan pelaku usaha, baik legal maupun ilegal.

Berdasarkan data Indonesia Water Institute, jumlah sumur pantek yang ada di Jakarta bertambah dari 3.788 tahun 2007 menjadi 4.101 tahun 2009. Adapun volume pemakaiannya mencapai 22,3 juta meter kubik tahun 2007 dan 18,9 juta meter kubik tahun 2009. Tren yang sama terjadi pada tahun-tahun berikutnya.

Dampak penyedotan air tanah ini adalah keroposnya struktur tanah. Itu sebabnya laju penurunan muka tanah akan semakin cepat dan bukan mustahil sebagian wilayah Jakarta akan tenggelam.

Prediksi ini tidak main-main. Dengan asumsi penurunan muka tanah dan kenaikan muka laut rata-rata 6 milimeter per tahun, ada 12,1 persen wilayah DKI Jakarta berada di bawah permukaan laut tahun 2012.

Luas wilayah yang turun hingga lebih rendah daripada muka laut akan bertambah menjadi 20,5 persen tahun 2025 dan 32,5 persen tahun 2050. Tanpa langkah revolusioner, prediksi itu tinggal menunggu waktu.

[tribunnews/duniaterkini.com]

Setelah Dituduh Teroris, Warga Bone Ini Diminta Uang oleh Kapolsek

Belasan warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mengaku dimintai uang oleh salah seorang oknum Kepala Kepolisian Sektor, dengan iming-iming dihapus dari daftar terduga teroris.

"Kami harus bayar Rp 3 juta supaya nama kami dihapus dari daftar terduga teroris," ungkap Syamsul Alam, salah satu warga itu, Rabu (25/12/2013). Peristiwa ini menimpa 11 orang warga Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo.

Kejadian bermula dari penembakan terduga teroris Suardi (51) oleh Detasemen khusus (Densus) 88 pada Kamis (17/10/2013). Sesudah tewasnya Suardi, 11 warga yang dicurigai sebagai rekan Suardi diperiksa oleh kepolisian terkait pengajian mereka.

Kesebelas warga itu adalah Syamsu Alam, Ilham, Jainuddin, Bachtiar, Darwis, Emmang Labase, H Hasse, Habib, Firman, Aco, dan Masaile. Mereka tak ditahan meski menjalani beberapa kali pemeriksaan di kepolisian.

Sementara pihak kepolisian yang dikonfirmasi terkait dengan pengakuan warga ini mengaku belum mendapatkan laporan dan menyarankan agar warga yang keberatan segera melaporkan hal ini ke Mapolres setempat.

"Belum ada laporan dan kalau memang ada yang merasa dirugikan silakan melapor ke kantor pasti kami akan proses," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bone, AKP Ali Tahir.

[tribunnews/duniaterkini.com]

Erdogan Enggan Mundur

Tak terlihat adanya tanda Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan bakal mundur dari jabatannya. Meski pun massa antipemerintah dan mantan menteri lingkungan Erdogan Bayraktar memintanya turun.

Korupsi dengan cepat menjadi tantangan bagi pemerintahan Erdogan. Ia menyebut skandal ini sebagai 'operasi kotor' yang menggerogoti pemerintahan dan menghambat kemajuan Turki.

Aljazeera melansir, pemerintah Turki mengganti puluhan pejabat kepolisian, termasuk Kepala Kepolisian Ankara. Tindakan itu diambil beberapa jam setelah hasil investigasi keluar dan menyatakan keterlibatan mereka dalam kasus korupsi. Erdogan mengatakan, para petinggi kepolisian itu menyalahgunakan wewenang mereka.

Investigasi diyakini berkaitan dengan ketegangan yang terjadi antara gerakan yang dibentuk tokoh Turki yang menetap di AS Fethullah Gulen dan partai AKP yang menjadi basis politik Erdogan. Gulen pernah menjadi salah satu tokoh di AKP dan membantu dalam tiga pemilu sejak 2002.

Ketegangan yang terjadi dan terus meningkat beberapa bulan terakhir juga dikaitkan dengan rencana pemerintah untuk menghapus sekolah dasar swasta. Gulen diketahui memiliki jaringan yang kuat atas sekolah semacam itu.

Baru-baru ini Erdogan juga mengatakan dalang di balik kasus korupsi tingkat tinggi ini ingin mendirikan negara dalam negara. Kalimat itu ditujukan kepada loyalis Gulen yang memiliki pengaruh di kehakiman dan kepolisian.

[rol/duniaterkini.com]

Israel Gelar Rapat Kabinet Bahas Gaza

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Rabu mengumpulkan anggota kabinetnya guna membahas sejumlah cara yang diharapkan dapat meredam eskalasi ketegangan di sepanjang perbatasan Israel-Jalur Gaza.

Ketegangan di perbatasan selatan muncul setelah seorang penembak jitu menewaskan warga sipil Israel yang tengah memperbaiki pagar perbatasan, yang kemudian dibalas dengan serangkaian serangan Israel yang menewaskan dua warga Palestina serta melukai beberapa warga lain.

Dalam aksi kekerasan yang terburuk sejak baku tembak delapan hari pada November tahun lalu, Israel mengerahkan jet tempur, tank, dan tentara untuk menghancurkan aset HAMAS di Gaza, termasuk gudang senjata dan sebuah roket peluncur granat bawah tanah.

Meskipun Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel, Moshe Ya'aalon, bereaksi keras terhadap HAMAS terkait insiden itu dengan memperingatkan HAMAS dan kelompok milisi lain yang beroperasi di wilayah pantai Palestina, para pejabat mengatakan Israel sedang berupaya untuk menahan eskalasi.

Pejabat senior Israel mengatakan bahwa HAMAS, yang menguasai Gaza pada 2007, juga tidak menginginkan eskalasi kekerasan di wilayah tersebut.

"Kami akan melihat dalam beberapa hari ke depan. Tetapi, tampaknya HAMAS juga tidak menginginkan eskalasi. Mereka tengah menjalani masa sulit dan takut terhadap tentara Israel," katanya kepada laman berita Ynet. [rol/duniaterkini.com]
 
Copyright © 2015. Muslim Magazine.
Design by Herdiansyah Hamzah. Published by Themes Paper. Distributed By Kaizen Template Powered by Blogger.
Creative Commons License